Komentar Terbaru
Jatim Tandatangani Kesepakatan...
mantaaffff..setuju sekali
IMIT
yg jaga blog kemana? pertanyaan2 pembaca gak dijaw...
IMIT
sholat Id di taichung tgl berapa? mohon info terim...
Tabligh Akbar Taichung bersama...
ass. berikut kami sampaikan cp ustad ahmad alhabsy...
Tabligh Akbar Taichung bersama...
assalamu'alaikum berikut kami sampaikan cp ustad a...
Who's Online
We have 10 guests onlineStatistics
Members : 19Content : 289
Web Links : 11
Content View Hits : 301581
| Puasa di Bulan Sya’ban |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Saturday, 01 August 2009 14:37 |
|
Aisyah r.a. berkata, “Rasulullah melakukan puasa (sunnah) sehingga kami mengatakan, ‘Beliau tidak pernah berbuka.’ Dan, beliau berbuka (tidak berpuasa) sehingga kami mengatakan, ‘Beliau tidak pernah berpuasa.’ Saya tidak melihat Rasulullah menyempurnakan puasa sebulan kecuali Ramadhan. Saya tidak melihat beliau berpuasa (sunnah) lebih banyak daripada puasa di bulan Sya’ban. (Dan dalam satu riwayat: “Nabi tidak pernah melakukan puasa (sunnah) dalam suatu bulan yang lebih banyak daripada bulan Sya’ban. Karena, beliau sering berpuasa dalam bulan Sya’ban sebulan penuh.) Rasulullah bersabda, ‘Lakukan amalan menurut kemampuanmu, karena Allah tidak pernah merasa bosan terhadap amal kebaikanmu sehingga kami sendiri yang bosan.’ Dan, shalat (sunnah) yang paling dicintai Nabi adalah yang dilakukan secara kontinu, meskipun hanya sedikit. Apabila beliau melakukan suatu shalat (sunnah), maka beliau melakukannya secara kontinu.” Aisyah r.a. berkata, “Saya biasa mempunyai tanggungan puasa Ramadhan, dan saya tidak dapat mengqadhanya melainkan di bulan Sya’ban.” Yahya berkata, “(Hal itu karena) sibuk dengan urusan Nabi.”
|
| Last Updated on Saturday, 01 August 2009 14:41 |
Login Form
Waktu Sholat
Feed Reader
- Indonesia akan Segera Buka Kantor Perwakilan di Ramallah, Palestina
- Ketua Umum PP Muhammadiyah akan Berpidato di Majelis Umum PBB Mewakili Tokoh Islam
- Presiden Ajak Umat Islam Teladani Perilaku Nabi Muhammad SAW
- Jangan Sedih
- Dia Bukan Temanku, Tapi Dia Saudariku
- [2011] Cluster Discussion : ICT (Prof. Chung-Ta King)
- [2012] Online Cluster Discussion : Engineering (Prof. Edison Munaf)
- [2011] Online Cluster Discussion : ICT (Dr. Son Kuswadi)
- AISC-Taiwan 2012
- Dept. of Investment's Meeting


















Comments
makasih wass.
telah terlewati separuhnya, maka janganlah berpuasa. (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan yang empat). Imam As-Suyuti menyebutkan bahwa derajat hadits ini hasan meski imam Ahmad
mengatakannya dhaif. Sedangkan Ibnu Hibban mengatakan bahwa hadits ini shahih.
Ada yang diharamkan, yaitu puasa pada hari syak (hari yang diragukan), dalilnya: "Janganlah salah seorang kalian mendahulukan Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali bagi seseorang yang sedang menjalankan puasa kebiasaannya, maka puasalah pada hari itu." (HR. Bukhari No. 1815)
Akan tetapi hati2 ada hadits berikut, ini munkar (palsu): "Rajab adalah bulannya Allah, Sya'ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulannya ummatku."
Tentang nisfu sya'ban, hadits-hadits yang meriwayatkan tentang keutamaannya adalah dha'if dan tidak boleh menjadikannya sebagai pegangan, sedangkan hadits-hadits tentang keutamaan shalat pada malam tersebut, semuanya adalah maudhu' (palsu).
salam, abu fatih
mhon jawabnnya
http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/tafsir-quran-syarah-hadits/hadits-hadits-seputar-bulan-syaban/
RSS feed for comments to this post.