top
logo

Komentar Terbaru

Yayasan Yatim Piatu BMI

Yayasan Yatim Piatu BMI Peletakan batu pertama, 1 Juli 2010, di karawang

IC3T

Indonesian Committee for Science and Technology Transfer in Taiwan

Welcome To Taiwan

Welcome to Taiwan

Visit INDONESIA

Welcome to Indonesia

Who's Online

We have 12 guests online

Statistics

Members : 19
Content : 289
Web Links : 11
Content View Hits : 302757

feed-image Feed Entries
Home Berita Dunia Islam Subhanallah, di Dekat Reruntuhan WTC akan Didirikan Masjid
Subhanallah, di Dekat Reruntuhan WTC akan Didirikan Masjid PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 09 May 2010 20:51

WTC New YorkNew York [KMIT-Online] Sesaat setelah menara kembar WTC runtuh ditabrak pesawat, Islam menjadi pihak tertuduh yang terus dipojokkan. Kini, peristiwa tersebut justru berbalik. Peristiwa 9/11 itu malah menjadi titik kebangkitan Islam. Setelah kejadian itu, orang berbondong-bondong memilih Islam sebagai jalan hidup.

Kini, tanda-tanda positif kembali terlihat. Tak jauh dari lokasi bekas reruntuhan WTC, bakal dibangun masjid dan pusat kebudayaan Islam. Dana sebesar 100 juta dolar AS pun telah disiapkan oleh dua lembaga Islam untuk mendukung pembangunan tersebut. Kedua organisasi itu menamakan dirinya American Society for Muslim Advancement dan Cordoba Initiatives.

Direktur Eksekutif American Society for Muslim Advancement yang juga petinggi Cordoba Initiatives, Daisy Khan, mengharapkan agar masjid itu nantinya bisa menjadi jembatan budaya mainstream di Amerika dan kelompok Muslim. "Wajib bagi kami sebagai Muslim juga sebagai warga Amerika untuk membangun kembali kawasan bekas reruntuhan WTC di Manhattan," ujar dia seperti dikutip The New York Times.

Kedua organisasi tersebut rencananya akan mengumumkan mulainya peletakan batu pertama pada akhir tahun ini. Kata Khan, pihaknya memerlukan waktu sekitar tiga tahun untuk menyelesaikan bangunan yang direncanakan memiliki 13 lantai itu. Saat ini, Khan dan lembaganya mengaku terus berupaya untuk mengumpulkan dana.

Seorang tenaga medis yang menangani trauma pascakejadian tersebut, Marvin Bethea, menyatakan sangat mendukung rencana tersebut. "Muslim juga menjadi korban peristiwa 9/11. Ini menjadi tanda bahwa kami tidak hidup dalam kebencian," tutur dia.

Namun demikian, bukan berarti rencana ini tidak mendapat ujian. New York Times juga mengutip seorang bernama Evelyn Pettigano, yang disebut sebagai salah satu keluarga korban 9/11. Dalam situs harian tersebut, Pettigano mengungkapkan bahwa dirinya kurang sepakat dengan rencana tersebut. Sayang, Pettigano tidak menyebut alasan yang jelas yang mendukung sikapnya. Dia hanya menyebutkan bahwa lokasi masjid terlalu dekat dengan peristiwa yang membuat anggota keluarganya menjadi korban. (republika)

 

Add comment


Security code
Refresh

Login Form



PKPU

Lembaga Kemanusiaan Nasional

RRI World Service

Bilik Sastra KMIT

Bilik Sastra

Partner

Artikel islam di web ini, berasal dari Dakwatuna.com

MQFM Bandung

Tainan Halal

Tainan Halal

Mailing List

 

Mailing List Muslim Indonesia di Taiwan

 

Bantuan Hukum

 

Bantuan Hukum

 

Portal Berita Bantuan Hukum

Waktu Sholat


bottom
top
KMIT :: Keluarga Muslim Indonesia Taiwan on Facebook

bottom

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla Templates, web hosting. Valid XHTML and CSS.