Komentar Terbaru
Jatim Tandatangani Kesepakatan...
mantaaffff..setuju sekali
IMIT
yg jaga blog kemana? pertanyaan2 pembaca gak dijaw...
IMIT
sholat Id di taichung tgl berapa? mohon info terim...
Tabligh Akbar Taichung bersama...
ass. berikut kami sampaikan cp ustad ahmad alhabsy...
Tabligh Akbar Taichung bersama...
assalamu'alaikum berikut kami sampaikan cp ustad a...
Who's Online
We have 19 guests onlineStatistics
Members : 19Content : 289
Web Links : 11
Content View Hits : 301718
| Kunjungan ke DC Hsinchu dan Nantou |
|
|
|
| Written by TimMedia |
| Wednesday, 18 August 2010 05:45 |
|
[KMIT-Online] Hsinchu + Nantou - Pada hari ke-5 Ramadhan kemarin, H. Aslam kembali menggagas kunjungan ke dua detention center, Hsinchu dan Nantou. Tak menyia-nyiakan ajakan H. Aslam, Ismanto yang mewakili FOSMIT dan Bunga Primasari, perwakilan FORMMIT, ikut serta menuju ke dua DC di lokasi tersebut. Berangkat dari Chungli tepat pukul 8 pagi, rombongan sampai di DC Hsinchu sekitar pukul 08.50. Officer DC Hsinchu yang sudah mengenal H. Aslam langsung mengantar rombongan ke ruang semacam aula untuk menemui ke-53 detainee wanita yang berada di sana. Alhamdulillah kondisi ke-53 detainee baik. Detainee terlama telah berada di sana selama 9 bulan dengan kasus pemalsuan nama di paspor. Setelah "beramah-tamah" selama kurang lebih 50 menit [*], rombongan bergerak menuju gedung sebelah untuk menemui detainee pria. Di DC Hsinchu terdapat 20 orang detainee muslim; 18 orang berasal dari Indonesia dan sisanya berkewarganegaraan Pakistan. Detainee terlama telah berada di DC selama 4 bulan dengan kasus yang ngetrend di kalangan para BMI dengan istilah KBR alias kabur. Setelah kurang lebih 40 menit [**] berbagi cerita dan semangat, rombongan pamit. Di DC Hsinchu, dua orang detainee wanita dengan masa tahanan terlama dibantu biaya kepulangannya masing-masing sebesar NTD5000 dan NTD3000. Sedangkan seorang detainee pria dengan masa tahanan terlama dibantu biaya kepulangannya sebesar NTD8000 dan seorang detainee pria yang sakit parah dibantu sebesar NTD3000. Selain itu, jilbab, karpet, apel, Qur'an dan bulletin panduan Ramadhan turut pula dibagikan pada para detainee.
Setelah usai dengan segala keperluan di DC Hsinchu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Nantou. Namun sebelumnya rombongan menjemput Zainal, perwakilan IMIT, yang telah menunggu di Taichung. Sekitar pukul 2 siang, rombongan sampai di DC Nantou. Tak seperti ketika berada di DC Hsinchu, kunjungan di DC Nantou berlangsung cukup singkat; masing-masing shelter hanya "dijatah" 20 menit saja [***] [****]. Pertama-tama, rombongan menuju ke lantai 3, tempat ke-26 detainee pria asal Indonesia ditahan. Ada dua orang detainee yang telah berada di sana selama 7 bulan dan dibantu biaya kepulangannya masing-masing sebesar NTD5000. Selain itu, ada 8 orang detainee yang dulu bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) yang kapalnya dirazia oleh kepolisian wilayah Kaohsiung. Naasnya, selama 3.5 tahun bekerja sebagai ABK, tak se-NTD-pun mereka dapatkan. Dari Imigrasi Pingtung didapatkan kabar bahwa gaji mereka baru akan diberikan jika kapal bernama Yu Jian Xiang tersebut laku dijual. Setelah waktu yang disediakan habis, rombongan langsung menuju shelter detainee wanita di lantai 2. Ada 50 orang detainee yang dipisah di dua shelter. Kasus yang menjerat para detainee wanita di DC Nantou serupa dengan kasus para detainee wanita di DC Hsinchu. Sebagian besar dari mereka KBR. Selain itu, ada satu detainee wanita yang diberikan tempat terpisah, di lantai dasar, karena detainee yang baru seminggu menjejakkan kaki di DC itu membawa bayi berusia 5 bulan. "Saya ingin pulang ke Indo tapi saya belum mengurus surat2 kelahiran anak saya", ujar detainee berinisial A tersebut. "Katanya setelah 12 hari, surat2 anak saya sudah bisa keluar dan saya bisa pulang", imbuhnya. Setali tiga uang dengan yang dilakukan di DC Hsinchu, rombongan juga membagikan beberapa titipan barang untuk para detainee. Menjelang waktu ashar, rombongan pun berpamitan dan bertolak menuju Chungli. [KMIT/BP] [**]
[***]
[****]
|
| Last Updated on Saturday, 23 April 2011 13:15 |
Login Form
Waktu Sholat
Feed Reader
- Indonesia akan Segera Buka Kantor Perwakilan di Ramallah, Palestina
- Ketua Umum PP Muhammadiyah akan Berpidato di Majelis Umum PBB Mewakili Tokoh Islam
- Presiden Ajak Umat Islam Teladani Perilaku Nabi Muhammad SAW
- Jangan Sedih
- Dia Bukan Temanku, Tapi Dia Saudariku
- [2011] Cluster Discussion : ICT (Prof. Chung-Ta King)
- [2012] Online Cluster Discussion : Engineering (Prof. Edison Munaf)
- [2011] Online Cluster Discussion : ICT (Dr. Son Kuswadi)
- AISC-Taiwan 2012
- Dept. of Investment's Meeting
















