top
logo

Komentar Terbaru

Yayasan Yatim Piatu BMI

Yayasan Yatim Piatu BMI Peletakan batu pertama, 1 Juli 2010, di karawang

IC3T

Indonesian Committee for Science and Technology Transfer in Taiwan

Welcome To Taiwan

Welcome to Taiwan

Visit INDONESIA

Welcome to Indonesia

Who's Online

We have 11 guests online

Statistics

Members : 19
Content : 289
Web Links : 11
Content View Hits : 302761

feed-image Feed Entries
Home Berita Aktivitas Kunjungan ke DC Nantou : Silaturrahim di Dua Atap dalam Satu Cinta
Kunjungan ke DC Nantou : Silaturrahim di Dua Atap dalam Satu Cinta PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 12 April 2010 17:57

DC NantouNantou [KMIT-Online] Minggu pagi yang cerah, 11 April 2010, lima perwakilan dari Formmit, Fosmit dan Chinese Muslim Association (CMA) berangkat menuju Taichung, kota eksotik dibagian tengah Taiwan. Perjalanan selama dua jam dengan kecepatan 118km/jam tersebut berhenti pertama kali di Mesjid Taichung, selain untuk menunaikan shalat Dzuhur juga untuk memperkuat silaturrahmi dengan Muslim Lokal yang saat itu tengah memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW.

Kedatangan rombongan disambut dengan hangat dan sekat-sekat ras maupun bangsa melumer begitu saja dalam manis persaudaraan Islam. Apalagi, beberapa Muslim Lokal yang hadir merupakan perwakilan dari Mesjid Longkang-Zhongli yang sudah kenal dekat dengan perwakilan KMIT tersebut yang digawangi oleh Darianto, Ihsan Fahrudin dan Muh. Mufid (FOSMIT), Yuherina Gusman (FORMMIT), serta Haji Aslam selaku perwakilan CMA.

Suasana semakin cair saat menikmati makan siang bersama dan terpecahkannya misteri photo yang terpampang di pintu depan Mesjid Taichung. Bukan foto pencarian orang ataupun buronan tentunya, namun foto peliputan acara pre-Summer Camp yang diadakan di Taichung setahun yang lalu, yang menampilkan secara close-up wajah perwakilan Formmit, yang merupakan satu-satunya wanita dalam rombongan ke Taichung kali ini.

Rombongan juga menyempatkan diri untuk berkunjung dan berdiskusi singkat dengan Imam Mesjid Taichung dan salah seorang perwakilan muslim lokal Taichung, Pak Ferly, warga Taiwan asli namun sangat mahir berbahasa Indonesia dan memiliki perhatian yang tinggi terhadap teman-teman pekerja asal Indonesia di Taiwan. Berikutnya perjalanan dilanjutkan menuju Detention Center (DC) di Nantou.

14.30 waktu Taiwan, sesuai dengan izin yang diberikan oleh pihak DC Nantou, rombongan kami menyalip antrian panjang yang juga hendak membezuk para detainee. Di area seluas 0,943 hektar ini, rombongan pria mengunjungi detainee pria dan wanita mengunjungi detainee wanita. Para petugas dan penjaga dengan sigap mengantarkan kami keruang tahanan dan membantu membawakan aneka makanan yang telah disiapkan untuk 52 orang detainee wanita dan 33 detainee pria asal Indonesia. Kungjungan kali ini agak berbeda dengan kunjungan sebelumnya ke DC lainnya di Taiwan. Biasanya, kami akan disediakan ruangan khusus untuk bersilaturrahmi dengan para detainee namun kali ini hanya disediakan tempat di ujung penjara saja, dengan disaksikan oleh para detainee asal negara lain. Namun keterbatasan tempat tidak menjadi penghalang untuk sedikit beerbagi dengan para pekerja yang sedang tidak beruntung tersebut. Kami tetap dengan leluasa bisa saling berbagi, mengingatkan dan menguatkan satu sama lain.

Dalam kunjungan kali ini, Ihsan Fahrudin, perwakilan FOSMIT yang bekerja di daerah Neili mencoba untuk berbagi kekuatan dengan teman-teman di DC dalam tausiyahnya yang membahas tentang sabar dan makna kebebasan. Nama Sayyid Qutb yang berhasil menelurkan Tafsir Fi Zhilalil Qur'an hadir dalam sela materi yang disampaikan, untuk memberikan contoh nyata kepada detainee, terpenjara bukan berarti tidak bisa berbuat apa-apa. Justru ini merupakan kesempatan untuk mengasah kreatiftas yang selama ini terbunuh oleh kesibukan dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan langsung kepada dua orang detainee pria yang telah mendekam di DC selama lebih dari setengah tahun dan hanya butuh sedikit lagi suntikan dana kepulangan.

Juga mendata 5 detainee pria dan 6 detainee wanita untuk di-follow-up-i bantuan langsung kepada mereka, dengan men-screening terlebih dahulu penyebab dijebloskannya mereka ke DC, lama berada di DC dan jumlah uang yang mereka miliki untuk membeli tiket kembali ke tanah air,yang mana tiga diantaranya tidak punya uang sama sekali. Pertemuan diakhiri dengan doa bersama dan penandatanganan bukti pembayaran dana bantuan langsung. Sebelum meninggalkan DC, pihak DC mengajak rombongan untuk berkelliling menyaksikan grafiti karya detainee Indonesia di dinding DC, lafal Allah, Muhammad dan Bismillah terpajang dengan indah disebelah gambar mesjid.  Semoga kesabaran selalu menghiasi saudara kita dalam menjalani  takdir Allah tersebut, dan sabar juga tercurahkan kepada kita dalam berdakwah dan mengamalkan ilmu.

“Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.” (QS. Al Furqaan [25] : 75).

Last Updated on Monday, 12 April 2010 18:05
 

Add comment


Security code
Refresh

Login Form



PKPU

Lembaga Kemanusiaan Nasional

RRI World Service

Bilik Sastra KMIT

Bilik Sastra

Partner

Artikel islam di web ini, berasal dari Dakwatuna.com

MQFM Bandung

Tainan Halal

Tainan Halal

Mailing List

 

Mailing List Muslim Indonesia di Taiwan

 

Bantuan Hukum

 

Bantuan Hukum

 

Portal Berita Bantuan Hukum

Waktu Sholat


bottom
top
KMIT :: Keluarga Muslim Indonesia Taiwan on Facebook

bottom

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla Templates, web hosting. Valid XHTML and CSS.