Komentar Terbaru
Ya Allah Berkahilah Kami di Bu...
Saudara kabareskrim yang semoga dimuliakan Allah, ...
Ya Allah Berkahilah Kami di Bu...
Bijaklah dalam memberi nasehat, meskipun Anda dala...
Ya Allah Berkahilah Kami di Bu...
saya yakin Allah mengahrgai kalau anda beramal mes...
Buku Tamu
Assalamu'alaikum wrwb Alhamdulillah senang sekali ...
Buku Tamu
assalamualaikum .wr.wb salam kenal tuk keluarga be...
Who's Online
We have 3 guests onlineStatistics
Members : 19Content : 235
Web Links : 11
Content View Hits : 111194
| Muktamar IV, FORMMIT Pilih Presiden Baru |
|
|
|
| Written by Administrator |
| Monday, 29 March 2010 10:34 |
|
Jhongli City [KMIT- Online] Mahasiswa Muslim Indonesia yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan [FORMMIT] mengadakan Muktamar ke IV, sebagai wadah evaluasi, pertanggungjawaban pengurus 2009-2010 dan pemilihan pengurus baru periode 2010-2011. Muktamar yang berlangsung di lantai dasar Masjid Longgang ini, berlangsung selama dua hari, 27 dan 28 Maret 2010. Dalam sambutan akhirnya, Presiden FORMMIT IV, Lalu Muhamad Jaelani menyampaikan beberapa pencapaian dan kendala yang dihadapi selama ini. Ia juga menggaris bawahi tentang pentingnya menjaga dan meneruskan peran formmit sebagai sahabat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan. "Di Taiwan ini, kita tidak hidup sendiri, ada lebih dari 130 ribu teman teman Tenaga Kerja Indonesia (saya tidak ingin menyebut kawan kawan kita ini TKI, saya lebih suka menyebut mereka sebagai PPK, Para Pejuang Kehidupan) yang ada di antara kita. Kehadiran kita diantara mereka haruslah bernilai positif untuk mereka. Melebur dalam kehidupan mereka dan memberikan apa yang bisa kita beri." jelasnya.
Muktamar yang berlangsung santai ini kemudian memilih dan melantik Agus Andria, Mahasiswa Phd Chung Hua University sebagai Presiden ke V FORMMIT, dengan masa jabatan setahun ke depan 2010-2011 [kmit] Dokumentasi Muktamar IV FORMMIT yang telah sukses diselenggarakan pada tanggal 27-28 Maret 2010 di Masjid Longgang, Chungli dapat dilihat di bawah ini : |
| Last Updated on Monday, 29 March 2010 11:49 |
Radio MIT
Login Form
Waktu Sholat
Feed Reader
- Sang Pencerah, Film Tentang sosok Ahmad Dahlan yang Progresif
- MUI Imbau Masyarakat Saling Hormati Jika Ada Perbedaan 1 Syawal
- MUI Minta Pemerintah AS Cegah Pembakaran Al-Qur’an
- Perang dan Korupsi Perbanyak Anak Jalanan Afghanistan
- Menag: Idul Fitri Tunggu Sidang Itsbat Rabu Sore
- Cluster Discussion IC3T- Cluster of Economy : Quo Vadis Hubungan Ekonomi Indonesia Taiwan
- Board IC3T Raih Penghargaan Internasional IEEE
- Cluster of Engineering-IC3T “An Introduction to Semiconductor Testing”
- Cluster of Agriculture-IC3T “Orchid Breeding Technology in Taiwan”
- Cluster Discussion: Engineering







Lalu Muhamad Jaelani juga menyampaikan posisi FORMMIT dalam tugas besar membina dirinya dan hubungannya dengan lembaga di luar FORMMIT. "Sebagai agen perubahan, tentunya kita juga harus memikirkan inner circle kita, lingkaran dalam FORMMIT ini, karena bagaimanapun, perubahan itu akan termaknai tatkala kitapun terus menerus melakukan perubahan dan perbaikan terhadap kwalitas hidup kita. Disamping hidup secara “personal” diantara PPK tadi, kita juga hidup di antara rekan rekan kita dengan berbagai latar organisasi. Di lingkungan mahasiswa sendiri, kita akan menemukan berbagai macam organisasi yang telah tumbuh dan besar bersama kita. Kehadiran FORMMIT, harus kita posisikan sebagai sebuah organisasi yang bisa hidup bersama diantara mereka. Tetaplah kreatif dan berjuang menegakkan prinsip-prinsip dasar sebagai organisasi muslim. FORMMIT akan bisa besar tanpa mengecilkan yang lain, menang tanpa ada yang terkalahkan, jaya tanpa ada yang merasa terkucilkan. Hubungan kita dengan organisasi lain, atau dengan mereka yang tidak bergabung dalam barisan kita adalah hubungan persahabatan, persaudaraan dan jauh dari sentiment permusuhan. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa antara Indonesia dan Taiwan tidak memiliki hubungan diplomatik secara resmi sehingga sebagai representatif pemerintah Indonesia di Taiwan diwakili oleh Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) yang berkedudukan di Taipei. Sebagai warga negara yang baik kita wajib tunduk terhadap peraturan pemerintah dan menghormati lembaga Negara yang dalam hal ini adalah KDEI. Mendukung dan menjalin kerjasama untuk mensukseskan program-program pemerintah dan demi nama baik bangsa dan Negara. Namun, sebagai organisasi cendikiawan muslim yang akhlaknya adalah Al-Quran dan Hadist maka Formmit harus tetap bersikap proporsional, objektif, inklusif, dan tegas dalam hal ber-amar ma’ruf nahi mungkar. Ikut berperan aktif dalam setiap program-program pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dicanangkan Pemerintah. Secara elok dan elegan, Formmit harus istiqomah pada posisi check and balance demi terbangunnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang sehat, egaliter, dan tercipta good-clean-acountable government diluar negeri "







Comments
sangat mendukung dan menyetujui dengan apa yang dituturkan Pak Lalu M J
sekalian izin copas ya 'PPK' nya
syukran , jazakallah....
Semangat!!
Wassalam
Terimakasih teh
RSS feed for comments to this post.