top
logo

Komentar Terbaru

Yayasan Yatim Piatu BMI

Yayasan Yatim Piatu BMI Peletakan batu pertama, 1 Juli 2010, di karawang

IC3T

Indonesian Committee for Science and Technology Transfer in Taiwan

Welcome To Taiwan

Welcome to Taiwan

Visit INDONESIA

Welcome to Indonesia

Who's Online

We have 13 guests online

Statistics

Members : 19
Content : 289
Web Links : 11
Content View Hits : 302739

feed-image Feed Entries
Home Berita Aktivitas Ilmuan Indonesia Gelar Pertemuan di Taiwan
Ilmuan Indonesia Gelar Pertemuan di Taiwan PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 22 March 2010 08:49

Lalu Muhamad Jaelani, Setyabudi Indartono, Prof. Wang, DR. Andreas Raharso, DR. Tjahjo Pranoto, Prof. Dr. Wu Hsin-Hsing, Bpk. Suhartono, Bpk. Yovial, Prof. Chih-Cheng Chao, Ph.D, P.Eng, Dr. Khoirul Anwar, Bpk. Bambang, Slamet Widodo, Badri Munir Sukoco, PhD

Tainan [KMIT-Online] Untuk pertama kalinya, ilmuan Indonesia mengadakan pertemuan tahunan di Taiwan. Pertemuan itu digelar dalam format Annual Indonesian Scholars Conference in Taiwan (AISC Taiwan) dengan tema Improving National Competitiveness by Strengthening and Accelerating Independent Research.

Acara yang digagas dan  diselenggarakan oleh the Indonesian Muslim Student Forum in Taiwan (FORMMIT) itu berlangsung di kampus Southern Taiwan University (STUT) Tainan, Sabtu (20/19). Pertemuan ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan professional dari Indonesia, Taiwan, Singapore dan Jepang dengan salah satu agenda pembentukan Indonesian Committee for Science & Technology Transfer in Taiwan (IC-3T).

Seperti dituturkan presiden FORMMIT, Lalu Muhamad Jaelani, acara itu dibuka dengan performance tari saman oleh mahasiswa Chung Hua University. Acara pembukaan juga diisi dengan  sambutan Wakil Presiden STUT Prof. Dr. Wu, Hsin-Hsing dan Kepala Kantor Dagang Ekonomi dan Industri perwakilan resmi Indonesia di Taiwan), Suhartono.

 

Sementara Prof. DR. Tjahjono Pranoto dari Kementrian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, menjadi keynote speaker dengan menyampaikan paparan berjudul Government strategic step in strengthening and accelerating national research as a means of knowledge-based economic development. Pembicara kunci lainnya adalah Prof Chih-Cheng Chao, Ph.D, P.Eng dari Industrial Technology Research Insitute (ITRI) Taiwan, yang menyodorkan makalah dengan tema “How to enhance the national competitiveness: Taiwan in study case”.

Di luar pembicara utama ini, AISC Taiwan 2010 juga menghadirkan pembicara tamu, masing masing  Dr. Andreas Raharso dari Global R&D Centre for Execution, Hay Group, Singapore Dan Dr. Khoirul Anwar dari Japan Advanced Institute of Science and Technology ( JAIST) - Japan. Kedua nama terakhir ini adalah pengurus teras Ikatan Ilmuan Indonesia (I-4).

Setelah sesi pembicara utama dan pembicara tamu, selanjutnya para peserta melakukan presentasi  paper yang dilakukan perbidang, meliputi bidang budaya, linguistik dan studi perubahan sosial; ekonomi, managemen dan bisnis; elektronik dan kontrol otomatik; komputer sain dan teknologi informasi; material dan manufaktur, infrastruktur dan managemen bencana, energi terbarukan dan perubahan iklim; lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, pertanian dan agrobisni; serta bidang kesehatan dan farmasi.

Sebagai tindak lanjut dari AISC Taiwan 2010 ini, dibentuk Indonesian Committee for Science & Technology Transfer in Taiwan (IC-3T). Pelantikan dan penandatangan dokumen IC-3T dilakukan langsung oleh Kepala KDEI dan Presiden FORMMIT dengan disaksikaan Dr. Tjahjo dan peserta konferensi lainnya.

“IC-3T ini selanjutnya menjadi wadah komunikasi dan kerjasama ilmiah  dalam pengembangan dan tranfer ilmu dan teknologi, serta menjadi sarana nyata dukungan  Ilmuan indonesia  dalam rangka peningkatkan daya saing bangsa,” ujar Muhamad Jaelani kepada JPNN, Minggu (21/3).

Dalam pelaksanaannya, tugas utama IC-3T adalah menyiapkan penyelenggaraan AISC-Taiwan  setiap tahun, menjalin kerjasama-kerjasama strategis dalam pengembangan dan tranfer ilmu & teknologi tepat guna (based on the science-technology demand) serta mengorganisasikan diskusi-diskusi periodik bulanan di setiap cluster

Adapun formasi IC-3T adalah Board dan Komite tetap. Board terdiri dari DR. Tjahjono Pranoto (Kementrian Ristek),  Suhartono (Kepala KDEI), Dr. Khoirul Anwar (Perwakilan Asosiasi kelimuan) dan Ir. Setyabudi Indartono, MM (Unsur  FORMMIT). Sementara Komite Tetap terdiri dari  Sutarsis, Badri Munir Sukoco,  Lalu Muhamad Jaelani, Slamet Widodo dan  Bunga Primasari.

Acara ini didukung oleh Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Kementrian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Southern Taiwan University, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taiwan, Ikatan Ilmuan Indonesia Internasional (I4), Masyarakat Ilmuan dan Teknolog Indonesia (MITI) dan  Indonesian Society for Soft Computing (SC-INA).

 

Sumber: Jawapos News Network

Dokumentasi Lengkap : FORMMIT

Last Updated on Tuesday, 23 March 2010 10:43
 

Add comment


Security code
Refresh

Login Form



PKPU

Lembaga Kemanusiaan Nasional

RRI World Service

Bilik Sastra KMIT

Bilik Sastra

Partner

Artikel islam di web ini, berasal dari Dakwatuna.com

MQFM Bandung

Tainan Halal

Tainan Halal

Mailing List

 

Mailing List Muslim Indonesia di Taiwan

 

Bantuan Hukum

 

Bantuan Hukum

 

Portal Berita Bantuan Hukum

Waktu Sholat


bottom
top
KMIT :: Keluarga Muslim Indonesia Taiwan on Facebook

bottom

Powered by Joomla!. Designed by: Joomla Templates, web hosting. Valid XHTML and CSS.